Apa yang terlintas di benak kita jika menghadapi orang dengan gangguan kejiwaan? Kenyataannya, sebagian orang masih berlaku diskriminatif dan memberikan stigma negatif terhadap penderita gangguan kejiwaan. Padahal sebagaimana penyakit fisik pada umumnya, penderita gangguan kejiwaan juga memerlukan uluran tangan agar penyakitnya cepat pulih seperti sedia kala. Minimal si penderita merasa dipahami oleh sekelilingnya sehingga bisa menjalani masa penyembuhannya dengan nyaman.
Kisah nyata perjuangan seorang pengidap gangguan kejiwaan untuk berupaya sembuh terbukti pada sosok Sendy Hadiat. Ia adalah seorang ibu dengan lima orang anak yang saat ini berdomisili di Badung, Bali. Berikut fakta menarik tentang itu.
Assalamualaikum. Hai, perkenalkan. Saya Tatiek Purwanti, seorang istri sekaligus ibu dari 2 orang anak. Saya pernah bekerja dan kuliah di Batam dari tahun 2000-2010. Sekarang saya bersama keluarga tinggal di Malang, Jawa Timur.